PRAMUKA PELOPOR KESEHATAN

21/11/2020. Pada hari ke-5 ini, peserta Raimuna Daerah XII Kwarda Jawa Tengah Tahun 2020 berkesempatan mendapatkan materi mengenai Saka Bakti Husada langsung disampaikan oleh Kak Hartini Sulistyandari, SKM., M.Kes, selaku Pinsaka Bakti Husada. Saka Bakti Husada yang bertujuan untuk menyiapkan kader pembangunan dalam bidang kesehatan memiliki 6 krida. Enam krida itu meliputi Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Pengendalian Penyakit, Krida Bina Gizi, Krida Bina Obat, dan Krida PHBS.

Kak Ndari sapaan akrab Kak Hartini menyampaikan bahwa pada situasi pandemi seperti ini, penting sekali untuk tetap menjaga kesehatan. Tidak hanya itu, “Jogo Tonggo” sebagai instruksi Gubernur Jawa Tengah dalam satuan tugas percepatan penanganan covid-19 ternyata juga memiliki banyak implementasi dari krida-krida yang ada di Saka Bakti Husada. Contohnya seperti mendorong praktik hidup bersih dan sehat, makan minum seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, dsb.

Selain itu Kak Ndari menambahkan bahwa di Saka Bakti Husada tidak hanya berkaitan dengan mempelajari penyakit, hidup sehat itu seperti apa, tetapi di dalam satuan karya ini para anggotanya diajarkan untuk dapat berwirausaha dalam bidang yang berkaitan dengan kesehatan.

Kriteria rumah sehat yang menjadi salah satu SKK dalam Krida Bina Lingkungan Sehat tidak luput juga menjadi pembahasan pada sesi kali ini. “Kak, kriteria dari rumah sehat itu seperti apa?” tanya Ainun peserta Raida. Kriteria rumah sehat yang disampaikan Kak Ndari antara lain adalah sebuah rumah harus ada saluran pembuangan yang bersih dan sehat, memiliki jamban yang sehat, luas kamar ideal, pencahayaannya juga cukup, serta memiliki lantai yang layak dan kelembapan yang pas.

Harapannya setelah mendapatkan materi dari Kak Ndari, peserta Raida Jateng kali ini tidak hanya tau tentang SAKA Bakti Husada, tetapi juga tertarik untuk bergabung, serta bisa menjadi pelopor dalam pengimplementasian apa yang sudah disampaikan. Implementasi itu tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bisa diimplementasikan dalam masyarakat dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan