You are currently viewing PRAMUKA ITU DISIPLIN, TERATUR DAN TAAT ASAS

PRAMUKA ITU DISIPLIN, TERATUR DAN TAAT ASAS

Pramuka harus memiliki citra yang baik untuk masyarakat awam yang belum mengenal Gerakan Pramuka. Dalam sesi seminar motivasi pada tanggal 20 Oktober 2020 Kak Sri Puryono menyampaikan bahwa pramuka harus bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat luas bahwa pramuka bukan hanya bisa tepuk-tepuk dan bermain saja.

Gerakan Pramuka di masa sekarang lebih luas dalam sektor apapun, baik kewirausahaan, kesenian, kebudayaan dan sektor lainnya.

Pramuka dengan kewirausahaan. Apapun yang akan dilaksanakan, harus direncanakan dengan baik, memberikan produk dan jasa yang halal, yang saat ini dibutuhkan masyarakat. Contoh dari tindakan Dewan Kerja Daerah Jawa Tengah mendukung terciptanya pengusaha muda adalah dengan dilaksanakanannya Pelatihan Kewirausahaan tingkat Kwarda Jawa Tengah yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus lalu.

tindak lanjut dari pencapaian realisasi usaha dari kakak-kakak peserta dipilih tiga terbaik untuk di tampilkan di Zona Kewirausaan Raida Jateng Tahun 2020.

Seorang Pramuka juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Menjadi pemimpin, intinya adalah leadership. Menguatkan jiwa kepemimpinan ada beberapa hal yang harus dilatih. Seperti melatih kedisiplian, berlatih memimpin, disiplin, bertanggung jawab, taat asas.

Tidak hanya Kakak Prof. Dr. Ir. Sri Puyono K S, MP, saja yang membagikan pengalaman dalam seminar kepramukaan tersebut. Tamu spesial pada hari itu, yakni Kakak Prasasti Wahyu Haryono yang juga membagikan pengalaman terbaiknya dalam gerakan pramuka dan kesan pesan untuk seluruh peserta Raida Jateng Tahun.

Kak Prasasti menyampaikan bahwa Pramuka itu harus memiliki keinginan tahu dan berlatih yang tinggi, semangat daya juang yang keras, motivasi, tekad yang kuat, kerja keras, dan kemauan untuk menjadi yang lebih baik dari waktu sebelumnya.

Dalam pramuka, tidak mengenal keluh kesah dan lelah karena bagi pramuka yang terpenting adalah motivasi yang kuat. Kak Prasasti juga beberapa kali menyampaikan bahwa Pramuka juga harus bisa mendidik dan memberikan pengetahuan yang baik serta mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan. Jangan malu dan jangan takut.

Banyak hal yang dapat kita jadikan contoh dari seorang kak Prasasti, di dalam penyampaiannya kak Prasasti menyatakan “Saya harus bisa bermanfaat bagi orang lain, walaupun mingkin hidup saya masih dengan bantuan orang lain. Yang terpenting kita tidak menyerah ataupun belah kasihan apalagi untuk merendah diri”.

Di akhir penyampaiannya dalam sesi tersebut, kak Prasasti berpersan kepada seluruh Pramuka Penegak dan Pandega Jawa Tengah “Manfaatkan Raida sebagaimana sebagai wadah edukasi non-formal, melatih kreativitas walaupun dimasa pandemi. Walaupun tidak bisa bertemu langsung, kita dapat berkegiatan serta kita dapat menciptakan inovasi-inovasi baru bersama.”

Tinggalkan Balasan